Tuesday, 12 April 2016

Kuliah Perdana Business Practice 4 (BP4) Kampus Asia oleh Dr. David Sukardi Kodrat., MM., CPM.

Demi memperkecil gap (jarak) antara dunia perkuliahan dengan dunia kerja yang sesungguhnya, Perguruan Tinggi Asia Malang dengan serius menyelenggarakan matakuliah Business Practice atau biasanya disingkat oleh para mahasiswa sebagai matakuliah BP. Hingga kini sedang terselenggara BP4 yang ditempuh oleh seluruh mahasiswa semester IV kampus Asia setelah lulus menempuh BP1, BP2 dan BP3 pada semester – semester sebelumnya. Business Practice merupakan matakuliah yang bertujuan untuk memberikan gambaran langsung melalui praktek mengenai bagaimana duni kerja yang sesungguhnya dan hanya ada satu – satunya di Kampus Asia Malang.
Kamis, 7 april 2016 merupakan kuliah perdana matakuliah BP4 yang terdiri atas 3 SKS tersebut. Tak tanggung – tanggung, kuliah perdana BP4 tersebut Kampus Asia menyelenggarakan Kuliah Tamu oleh seorang praktisi luar biasa yaitu Dr. David Sukardi Kodrat., MM., CPM. Beliau merupakan Dekan Pascasarjana Universitas Ciputra Surabaya 2011 dengan 38 Jurnal yang telah terakreditasi dalam bahkan luar negeri.
Sebelum masuk ke perkuliahan, sesi dibuka dengan melakukan senam otak secara beramai - ramai yang dipimpin langsung oleh Dr. David dengan tujuan agar otak kita menjadi fress kembali selain melatih kemampuan otak itu sendiri.
Kuliah perdana kali ini, materi yang disampaikan oleh Dr. David adalah mengenai seluk – beluk Perusahaan Manufaktur, Retail dan Jasa.
Seperti yang dijelaskan oleh beliau, perusahaan manufaktur adalah perusahaan dengan kegiatan dan sumber utama penghasilannya adalah berupa produksi barang mulai dari awal hingga menjadi barang siap pakai. Salah satu perusahaan yang dicontohkan oleh Beliau adalah PT. Denso Indonesia (DNIA) yang memproduksi filter udara pada mobil.
Ada banyak sekali ilmu yang dapat diambil dari penjelasan Beliau mengenai perusahaan manufaktur, salah satunya adalah adanya push system dan pull system. Dimana push system adalah proses produksi yang terus menerus dilakukan oleh bagian produksi dan diserahkan kebagian penjualan, sehingga suatu saat akan terjadi penumpukan barang jika tidak terjual. Sedangkan pull system adalah sebaliknya, bagian prosduksi adakn memproduksi barang jika dapat permintaan dari bagian penjualan sehingga tidak akan terjadi penumpukan barang tetapi akan lebih merepotkan pada bagian produksi.
Selain itu, pada Total Production System (TPS) ada beberapa hal yang perlu dihindari agar perusahaan dapat berjalan maksimal, yaitu : produksi yang berlebihan, waktu menunggu, transport yang tidak diperlukan, inventori berlebihan, gerakan yang tidak perlu, dan beberapa lainnya lagi. Pendukung lainnya yang tidak perlu adalah : kreatifitas yang tidak ada nilai tambahnya, perkerjaan yang tidak sesuai prosedur dan bekerja tidak sesuai dengan beban seharusnya.
Berikutnya yang kedua penjelasan oleh Dr. David mengenai perusahaan retail yakni perusahaan yang bergerak dibidang penjualan barang yang telah jadi dan siap pakai. Salah satunya adalah PT. Arta Boga Cemerlang. Karakteristik perusahaan retail adalah : (1) membeli barang untuk dijual kembali, dan (2) kesuksesan ditentukan oleh distribusi, dan (3) revenue ditentukan oleh saluran distribusi.
Terakhir adalah penjelasan perusahaan Jasa dengan produk yang ditawarkan kepada konsumen adalah berupa jasa atau pelayanan (service). Yang telah terbukti pelayannya adalah perusahaan jasa Salon Johnny Andrean. Ciri perusahaan jasa adalah : menjual jasa sebagai produknya, kesuksesan ditentukan oleh kualitas jasa/layanana, dan revenue ditentukan oleh konsumen/pelanggan langsung. Salon tersebut menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan jasa dapat benar – benar trend dipasaran dan digunakan oleh konsumen dengan membuat salon tersebut menjadi sebaik mungkin baik dari sisi pemili, karyawan bahkan konsumennya sekalipun.
Diakhir perkuliahan untuk mencairkan suasana, Dr. David kembali mengajak bermain dengan melakukan aktifitas proses produksi pada sebuah perusahaan manufaktur, yakti aktifitas yang melibatkan banyak orang dalam hal ini adalah kawan – kawan mahasiswa. Dengan kode 1, 2, 3 dan 4, mahasiswa melakukan proses produksi dengan gerakan yang sama dan ditentukan sebelumnya. Hasilnya tercipta sebuah peran, alur dan pola teratur sebuah proses produksi.
Perkuliahan – perkuliahan BP4 selanjutkan akan dengan materi dan tamu yang sangat luar biasa selanjutnya demi mendapatkan ilmu dengan praktek seperti yang terjadi pada dunia kerja sesungguhnya.


Pembicara          : Dr.David  S. Kodrat, MM, CPM
Fasilitator            : Lia Farokhah
Lokasi                 : R. Theather Kampus Pusat Perti. Asia 
Kelompok           : Multatuli
Penulis & Editor  : Mahrus Khomaini & Muhammad Idris
Dokumentasi        : Muhammad Oki Putra Samudra, Octaviana Susanti

Artikel Serupa       : bisnispraktis4.wordpress.com smileissimpleway.blogspot.com anjarkurniajaya.blogspot.com  jarebangocir.blogspot.com  exiwile.blogspot.co.id 
clu-world.blogspot.co.id octavianasusanti.blogspot.com


Load disqus comments

0 comments