Demi memperkecil gap (jarak) antara dunia perkuliahan dengan dunia kerja
yang sesungguhnya, Perguruan Tinggi Asia Malang dengan serius menyelenggarakan
matakuliah Business Practice atau biasanya disingkat oleh para mahasiswa
sebagai matakuliah BP. Hingga kini sedang terselenggara BP4 yang ditempuh oleh
seluruh mahasiswa semester IV kampus Asia setelah lulus menempuh BP1, BP2 dan
BP3 pada semester – semester sebelumnya. Business Practice merupakan matakuliah
yang bertujuan untuk memberikan gambaran langsung melalui praktek mengenai
bagaimana duni kerja yang sesungguhnya dan hanya ada satu – satunya di Kampus
Asia Malang.
Kamis, 7 april 2016 merupakan
kuliah perdana matakuliah BP4 yang terdiri atas 3 SKS tersebut. Tak tanggung –
tanggung, kuliah perdana BP4 tersebut Kampus Asia menyelenggarakan Kuliah Tamu
oleh seorang praktisi luar biasa yaitu Dr. David Sukardi Kodrat., MM., CPM. Beliau merupakan Dekan
Pascasarjana Universitas Ciputra Surabaya 2011 dengan 38 Jurnal yang telah
terakreditasi dalam bahkan luar negeri.
Sebelum masuk ke perkuliahan, sesi dibuka
dengan melakukan senam otak secara beramai - ramai yang dipimpin langsung oleh
Dr. David dengan tujuan agar otak kita menjadi fress kembali selain melatih
kemampuan otak itu sendiri.
Kuliah perdana kali ini, materi yang
disampaikan oleh Dr. David adalah mengenai seluk – beluk Perusahaan Manufaktur,
Retail dan Jasa.
Seperti yang dijelaskan oleh beliau, perusahaan
manufaktur adalah perusahaan dengan kegiatan dan sumber utama penghasilannya
adalah berupa produksi barang mulai dari awal hingga menjadi barang siap pakai.
Salah satu perusahaan yang dicontohkan oleh Beliau adalah PT. Denso Indonesia
(DNIA) yang memproduksi filter udara pada mobil.
Ada banyak sekali ilmu yang dapat diambil dari
penjelasan Beliau mengenai perusahaan manufaktur, salah satunya adalah adanya
push system dan pull system. Dimana push system adalah proses produksi yang
terus menerus dilakukan oleh bagian produksi dan diserahkan kebagian penjualan,
sehingga suatu saat akan terjadi penumpukan barang jika tidak terjual.
Sedangkan pull system adalah sebaliknya, bagian prosduksi adakn memproduksi
barang jika dapat permintaan dari bagian penjualan sehingga tidak akan terjadi
penumpukan barang tetapi akan lebih merepotkan pada bagian produksi.
Selain itu, pada Total Production System (TPS)
ada beberapa hal yang perlu dihindari agar perusahaan dapat berjalan maksimal,
yaitu : produksi yang berlebihan, waktu menunggu, transport yang tidak
diperlukan, inventori berlebihan, gerakan yang tidak perlu, dan beberapa
lainnya lagi. Pendukung lainnya yang tidak perlu adalah : kreatifitas yang
tidak ada nilai tambahnya, perkerjaan yang tidak sesuai prosedur dan bekerja
tidak sesuai dengan beban seharusnya.
Berikutnya yang kedua penjelasan oleh Dr. David
mengenai perusahaan retail yakni perusahaan yang bergerak dibidang penjualan
barang yang telah jadi dan siap pakai. Salah satunya adalah PT. Arta Boga
Cemerlang. Karakteristik perusahaan retail adalah : (1) membeli barang untuk
dijual kembali, dan (2) kesuksesan ditentukan oleh distribusi, dan (3) revenue
ditentukan oleh saluran distribusi.
Terakhir adalah penjelasan perusahaan Jasa
dengan produk yang ditawarkan kepada konsumen adalah berupa jasa atau pelayanan
(service). Yang telah terbukti pelayannya adalah perusahaan jasa Salon Johnny
Andrean. Ciri perusahaan jasa adalah : menjual jasa sebagai produknya,
kesuksesan ditentukan oleh kualitas jasa/layanana, dan revenue ditentukan oleh
konsumen/pelanggan langsung. Salon tersebut menunjukkan bagaimana sebuah
perusahaan jasa dapat benar – benar trend dipasaran dan digunakan oleh konsumen
dengan membuat salon tersebut menjadi sebaik mungkin baik dari sisi pemili,
karyawan bahkan konsumennya sekalipun.
Diakhir perkuliahan untuk mencairkan suasana,
Dr. David kembali mengajak bermain dengan melakukan aktifitas proses produksi
pada sebuah perusahaan manufaktur, yakti aktifitas yang melibatkan banyak orang
dalam hal ini adalah kawan – kawan mahasiswa. Dengan kode 1, 2, 3 dan 4,
mahasiswa melakukan proses produksi dengan gerakan yang sama dan ditentukan
sebelumnya. Hasilnya tercipta sebuah peran, alur dan pola teratur sebuah proses
produksi.
Perkuliahan – perkuliahan BP4 selanjutkan akan
dengan materi dan tamu yang sangat luar biasa selanjutnya demi mendapatkan ilmu
dengan praktek seperti yang terjadi pada dunia kerja sesungguhnya.
Penulis & Editor : Mahrus Khomaini & Muhammad Idris
Pembicara : Dr.David S. Kodrat, MM, CPM
Fasilitator : Lia Farokhah
Lokasi : R. Theather Kampus Pusat Perti. Asia
Kelompok : Multatuli
Dokumentasi : Muhammad Oki Putra Samudra, Octaviana Susanti
Artikel Serupa : bisnispraktis4.wordpress.com smileissimpleway.blogspot.com anjarkurniajaya.blogspot.com jarebangocir.blogspot.com exiwile.blogspot.co.id
clu-world.blogspot.co.id octavianasusanti.blogspot.com

0 comments